
Lembeh Resort adalah sebuah diving resort di pulau Lembeh Sulawesi Utara, atau tepatnya dekat kota pelabuhan Bitung. Untuk mencapai resort ini harus menggunakan perahu motor yang dapat ditempuh kurang lebih 20 menit dari ruko Pateten Bitung. Pulau ini mempunyai 15 kelurahan atau kampung yang baru sebagian kecil diterangi listrik. Pulau ini merupakan kecamatan Bitung Selatan yang dihuni kurang lebih 3000 jiwa penduduk.
Umumnya penduduk disini merupakan etnis Sangir Talaud yang telah mendiami pulau ini lebih dari setengah abad.
Saya bekerja di Lembeh Resort sejak September 2003. Pekerjaan sehari-hari saya adalah menangani kelistrikan, pembangkit listrik tenaga diesel dan beragam pekerjaan lainnya seperti pemeliharaan bangunan, water supply dan pekerjaan perbaikan peralatan penunjang operasi.
Selama bekerja saya dibantu beberapa tenaga lokal, atau tenaga kerja dari kampung yang ada di pulau Lembeh. Umumnya mereka direkrut menjadi karyawan pada waktu Lembeh Resort masih berupa proyek. Latar belakang mereka semuanya tidak mempunyai pengalaman di bidang hospitality industry. Asal mereka mau kerja dan dinilai bisa mengerjakan pekerjaan di bidang kelistrikan dan pemelihaaraan bangunan diterima bekerja. Tidak perlu melihat tamatan apa dan pengalaman apa yang mereka miliki.
Tidak ada pasokan listrik PLN untuk Lembeh Resort. Pasokan listrik untuk operasioanl resort berasal dari 4 buah genset yang dioperasikan silih berganti. Selama tiga tahun lebih bekerja saya harus beupaya mempertahankan kontinuitas pasokan listrik secara stabil dan memadai. Oleh sebab itu mesin-mesin pembangkit tenaga listrik harus selalu dalam keadaan prima, sistem perawatan periodik harus benar-benar dijalankan. Standard Operating Procedure harus diterapkan untuk memastikan segala sesuatu berjalan sebagaimana mestinya.
Disamping memelihara mesin-mesin Genset, saya juga harus memelihara bangunan-bangunan Cotttage yang dijual tiap hari bagi tamu-tamu yang umumnya adalah diver. Untuk pekerjaan ini saya dibantu oleh 2 orang anak buah, mereka adalah staff dari proyek. Yang satu carpenter ikut membangun bangunan Cottage kayu, mungkin karena dari mula bekerja disini kadang bersifat paling jago soal bangunan kayu. Yang lebih menjengkelkan kadang bertingkah sebagai Owner alias yang punya resort. Mungkin karena faktor kedekatannya dengan pemilik asli. Yang satu lagi lebih tua dari saya, tapi tidak terlalu pintar dalam pekerjaan kayu, tapi masih suka belajar mengenai hal-hal yang baru, terutama kalau ada trouble dan tindakan penanganan dalam masalah yang menyangkut diluar bidang pemeliharaan anakbuah yang satu ini antusias mencari tahu. Walaupun sudah tua saya selalu menekankan padanya learning is never ending job.
Pasokan air untuk resort ini berasal dari tiga buah sumur. Dua buah sumur tadah hujan, yang dipompa kebak penampung dengan menggunakan filter yang dipompa secara kontinyu ke bak penampung di atas bukit dan satu buah lagi berasal sumur bor. Kwalitas air selalu dipantau, mengingat air selain dipakai oleh tamu-tamu yang menginap di cottage juga untuk pasokan air ke Swimming Pool. Selama musim hujan kuantitas pasokan tidak menjadi masalah, hanya pada musim kering kadang pasokan kurang memadai, oleh karena itu saya harus berupaya untuk mempertahankan level air pa bak penampung. Selama bekerja untuk kontinutas pasokan air ke seluruh resort saya harus selalu berdasarkan data level air pada bak penampung dan kondisi sumur. Menjadi tugas saya untuk selalu menghitung, menganalisa kebutuhan air untuk operasional Resort.
Saya juga harus menghitung, mengevaluasi dan menganalisa pasokan listrik untuk kebutuhan operasioanl resort secara keseluruhan. Karena listrik dihasilkan dari mesin pembangkit listrik yang semuanya menggunakan bahan bakar solar, saya harus selalu berusaha meminimisasi pemakaian solar dalam arti menekan cost, karena harga BBM mahal. Ini saya lakukan dengan jalan konservasi energi listrik dengan penggunaan lampu hemat listrik atau peralatan penunjang operasi lainnya yang irit pemakaian listrik. Konservasi energi perlu, namun disatu sisi saya harus memikirkan juga kenyamanan tamu tamu yang menginap. Selama tamu merasa nyaman semua itu tidak masalah.
Bekerja di Lembeh Resort banyak tantangan, banyak pengalaman. Itulah sebabnya saya manjadi komandan atau Chief Engineer di Engineering Department Lembeh Resort.
Untuk dapat mengetahui lokasi Lembeh Resort anda dapat mengakses www.lembehresort.com, atau melalui Google Earth. Cari North Sulawesi dan arahkan ke Pulau Lembeh Bitung.